1. SALAH UCAP DAN SALAH EJA
Dalam pemakaian bahasa
Indonesia, sering kita jumpai kata-kata yang dieja atau diucapkan dengan tidak
tepat. Kesalahan dalam mengeja atau mengucapkan kata-kata tertentu sering kita
baca atau kita dengar. Kesalahan dalam mengucapkan kata-kata itu kadang
berpangkal pada kesalahan ejaan, jadi sekaligus terjadi salah eja dan salah
ucap. Tetapi sering juga kata-kata yang betul ejaannya dibaca dengan lafal yang
salah.
Salah eja dan salah ucap itu
untuk sebagian terjadi karena pengaruh bahasa daerah. Kata-kata besok, nomor, Senin, Rabu, Kamis, sering
dieja dan diucapkan mbesuk atau besuk, Nomer, Senen, Rebo, dan kemis. Kadang ejaanya sudah benar tetapi
diucapkan dengan tidak benar, misalnya : mengatakan
diucapkan mengatak-en.
