Tampilkan postingan dengan label Campus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Campus. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Desember 2014

TOKOH FILSAFAT: Al-Ghazali Versus Rene Descartes




A.    Biografi Al-Ghazali
                Abu hamid Muhammad al-Ghazali lahir di tahun 1059 M., beliau dipanggil al-Ghazali karena beliau dilahirkan di Ghazaleh, suatu kota kecil yang terletak di dekat Tus, Khurasan, kawasan Iran. Beliau dilahirkan dari keluarga sederhana, ayahnya adalah seorang pengrajin wol sekaligus sebagai pedagang hasil tenunnya, dan taat beragama, mempunyai semangat keagamaan tinggi seperti terlihat pada simpatiknya terhadap ‘ulama dan mengharapkan anaknya menjadi ‘ulama yang selalu memberi nasihat kepada umatnya. Sehingga beliau dititipkan kepada teman ayah beliau yang merupakan seorang ahli tasawwuf untuk mendapatkan bimbingan dan didikan.[1]
Pada masa mudanya ia belajar di Nisyapur,  Khurasan, yang pada waktu itu merupakan salah satu pusat ilmu pengetahuan yang penting di dunia Islam dan kemudian menjadi murid Imam Haramain al-Juwaini, Guru Besar di Madrasah al-Nizamiyah, Nisyapur. Mata pelajaran yang di berikan oleh Madrasah ini diantaranya adalah teologi (ilmu kalam), hukum Islam, filsafat, logika, sufisme, dan ilmu-ilmu alam.

PERAN ILMU PENGETAHUAN BAGI KELESTARIAN ALAM



A.    Pengertian dan Manfaat Sumber Daya Alam Bagi Kehidupan
1. Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
2. Penggolongan Sumber Daya alam
Ada beberapa macam sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara. Sumber daya alam tersebut dapat diklasifikasikan menurut beberapa hal.
Berdasarkan bagian atau bentuk yang dapat dimanfaatkan, sumber daya alam diklasifikasikan seperti berikut ini .

Model-Model Pengembangan Kurikulum




A.      Pengertian Model Pengembangan Kurikulum
Model atau konstruksi merupakan ulasan teoritis tentang suatu konsepsi dasar (Zainal Abidin, 2012:137). Dalam pengembangan kurikulum, model dapat merupakan ulasan teoritis tentang suatu proses kurikulum secara menyeluruh atau dapat pula merupakan ulasan tentang salah satu bagian kurikulum. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia model adalah pola, contoh, acuan, ragam dari sesuatu yang akan dihasilkan. Dikaitkan dengan model, pengembangan kurikulum berarti merupakan suatu pola, contoh dari suatu bentuk kurikulum yang akan menjadi acuan pelaksanaan pendidikan/pembelajaran.
Model pengembangan kurikulum adalah model yang digunakan untuk mengembangkan suatu kurikulum, dimana pengembangan kurikulum dibutuhkan untuk memperbaiki atau menyempurnakan kurikulum yang dibuat untuk dikembangkan sendiri baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah atau sekolah.

OBSERVASI BMKG KARANG PLOSO



A.            Alat-alat dan fungsi masing-masing
Stasiun Klimatologi Karang Ploso adalah salah satu dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Badan Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang ada di Indonesia serta bertanggung jawab kepada Kepala Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika. Lokasi stasiun ini di Jalan Zentana no. 33 Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Mengingat tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, maka badan ini diberi fasilitas berupa Taman alat yang merupakan tempat kedudukan alat-alat meteorology, klimatologi dengan luas 40 x 60 m. adapun unsur-unsur yang diamati diantaranya adalah angina, curah hujan, suhu udara, suhu maksimum dan minimum, suhu tanah, suhu minimum rumput, kelembaban udara relative, tekanan udara, intensitas radiasi surya, lama penyinaran matahari, dan penguapan. Hal-hal tersebut bisa dilakukan melalui manual maupun yang dapat terhubung dengan computer langsung sehingga tidak di ragukan kebenarannya. Berikut ini adalah alat-alat yang digunakan oleh stasiun Klimatologi:

Ejaan



1.    SALAH UCAP DAN SALAH EJA
Dalam pemakaian bahasa Indonesia, sering kita jumpai kata-kata yang dieja atau diucapkan dengan tidak tepat. Kesalahan dalam mengeja atau mengucapkan kata-kata tertentu sering kita baca atau kita dengar. Kesalahan dalam mengucapkan kata-kata itu kadang berpangkal pada kesalahan ejaan, jadi sekaligus terjadi salah eja dan salah ucap. Tetapi sering juga kata-kata yang betul ejaannya dibaca dengan lafal yang salah.
Salah eja dan salah ucap itu untuk sebagian terjadi karena pengaruh bahasa daerah. Kata-kata besok, nomor, Senin, Rabu, Kamis, sering dieja dan diucapkan mbesuk atau besuk, Nomer, Senen, Rebo, dan kemis. Kadang ejaanya sudah benar tetapi diucapkan dengan tidak benar, misalnya : mengatakan diucapkan mengatak-en.

MAJAS DALAM PUISI CHAIRIL ANWAR



A.    Chairil Anwar dan Puisinya
Chairil Anwar adalah seorang penyair hebat yang sangat terkenal di Indonesia hingga saat ini. Karya-karya puisinya sangatlah indah dan dikenal banyak masyarakat. Dia merupakan legenda dalam menciptakan puisi yang sangat bagus. Chairil Anwar lahir di Medan, 26 Juli 1922 kemudian ia pindah dan menetap di Jakarta. Puisi Chairil Anwar memiliki ciri khas yang berbeda yang menandakan kepiawaiannya dalam Membuat Puisi. Chairil Anwar membuat puisi dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah di pahami oleh masyarakat luas. Namun, seringkali puisinya menyimpan semangat yang besar sehingga pembaca akan merasakan pengaruhnya.

TOKOH-TOKOH ALIRAN SEJARAH



Tokoh-tokoh aliran sejarah sangatlah banyak, namun yang akan dibahas kali ini yang dianggap paling penting saja, diantaranya yaitu:
1.      Friedrich List (1789-1846)
Friedrich List lahir dan memperoleh pendidikan di jerman. Ia pernah mengajar di negara tersebut, tetapi idenya memaksanya untuk pindah ke Amerika Serikat. Salah satu buku list yang terkenal adalah : Das Nationale System der Politischen Oekonomie, der Internationale Handel, die Handels Politik und der Deutche ollverein, atau dalam bahasa Inggrisnya : The National System of Political Economy, International Trade, Trade Policy and the German Customs Union (1841). Dalam buku-buku tersebut List menyerang pakar-pakar klasik yang disebutnya “cosmopolitan” sebab mengabaikan peran pemerintah.

Otonomi Daerah



A.    Arti Otonomi Daerah
            Istilah Otonomi Daerah berasal dari Yunani autos yang berarti sendiri dan nomos yang berarti undang-undang atau aturan. Dengan demikian otonomi daerah dapat di arttikan kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri (Bayu Suryaninrat ;1985).
            Beberapa pendapat para ahli yang dikutip oleh abdulrahman (1997),mengemukakan bahwa:
1.      F.Sugeng Istianto mengartikan tonomi daerah sebagai hak dan wewenang untuk mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri.
2.      Ateng Syarifuddin mengemukakan bahwa otonomi daerah mempunyai makna kebebasan atau kemandirian tetapi bukan kemedekaan.Kebebesan yang terbatas atau kemandirian itu terwujud pemberian kesempatan yang harus dpertanggung jawabkan.
3.      Syarif Sholeh berpendapat bahwa otonomi daerah adalah hak mengatur dan memerintah daerah itu sendiri.hak yang diperoleh dari pemerintah pusat.

Jumat, 24 Oktober 2014

Dasar Pendidikan "pengantar pendidikan review"



BAB I
HAKIKAT MANUSIA DAN PENGEMBANG

A.Sifat Hakikat Manusia
                 Sifat hakikat manusia menjadi bidang kajian filsafat,khususnya filsafat antropologi.hal ini menjadi keharusan karena pendidikan bukanlah sekadar soal praktek yang berlandasan dan bertujuan.sifat hakikat manusia bersifat filosofis karena untuk mendapatkan landasan yang kukuh diperlukan adanya kajian yang bersifat mendasar,sitematis,dan universal tenteng ciri hakiki manusia.bersifat normatif karena pendidikan mempunyai tugas untuk menumbuhkembangkan sifat hakikat tersebut sebagai sesuatu yang bernilai luhur,dan hal itu menjadi keharusan.

Minggu, 21 September 2014

MAKALAH SOSIOLOGI POLITIK KONFLIK DAN INTEGRITAS POLITIK



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Organisasi merupakan kesatuan individu yang memiliki tujuan yang sama. Namun layaknya ilmu Sosiologi yang selalu berubah, setiap individu pun dapat berubah seiring berubahnya pola pemikiran setiap individu. Seringkali dalam individu dihadangkan pada perbedaan-perbedaan yang pada ujungnya menimbulkan konflik.
Orde baru, seringkali menerjemahkan konflik dalam istilah yang negative sebagai bentuk trauma orde baru akibat ketidakstabilan politik pada masa orde lama, dominasi ilmu sosial fungsionalisme structural di jagad keilmuan sosial Indonesia pada periode tersebut serta kepentingan pembangunan yang mensyarakat stabilitas politik berlebihan. Itulah yang kemudian menyebabkan segala potensi modal sosial, aspirasi, dan konflik yang terpendam muncul secara radikal dalam bentuk kekerasan selama transisi demokrasi sejak 1998 sebagai efek dari pengharaman konflik serta pengabaian eksistensi dinamika sosial.